TANGERANG RAYA

DKP Kota Tangerang Pacu Urban Farming Berbasis IoT, Penyiraman Tanaman Kini Lebih Cerdas dan Efisien

TANGERANG, karyanarasi.com — Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang terus mempercepat transformasi digital di sektor pertanian perkotaan atau urban farming. Pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) mulai didorong untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, sekaligus keberlanjutan pengelolaan pertanian di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

Langkah tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Penyiraman Tanaman Otomatis Berbasis Internet of Things (IoT) yang digelar DKP Kota Tangerang bersama Forum Kelompok Wanita Tani (KWT) Kota Tangerang.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membekali pelaku urban farming dengan kemampuan mengadopsi teknologi tepat guna. Sebanyak 15 anggota terpilih Forum KWT Kota Tangerang mengikuti kegiatan tersebut bersama penyuluh pertanian lapangan, anggota tim produksi pertanian, serta mahasiswa Universitas Brawijaya.

Kepala DKP Kota Tangerang, Muhdorun, menegaskan bahwa digitalisasi pertanian bukan lagi sekadar inovasi tambahan, melainkan kebutuhan strategis untuk membangun sistem ketahanan pangan perkotaan yang mandiri dan berkelanjutan.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap efektivitas pengelolaan pertanian, termasuk dalam penggunaan air dan pemeliharaan tanaman.

“Melalui teknologi ini, kami ingin peserta lebih terampil mengelola penyiraman otomatis demi mewujudkan pertanian perkotaan yang modern, efisien dan berkelanjutan,” ujar Muhdorun, Jumat (19/6/2026).

Teknologi IoT memungkinkan proses penyiraman tanaman dilakukan secara otomatis berdasarkan kebutuhan tanaman dan kondisi lingkungan. Sistem tersebut dapat membantu mengatur distribusi air secara lebih terukur sehingga penggunaan air menjadi lebih efisien dibandingkan penyiraman secara manual.

Penerapan teknologi ini juga dinilai relevan dengan karakteristik Kota Tangerang sebagai wilayah perkotaan yang menghadapi keterbatasan lahan untuk kegiatan pertanian. Dengan dukungan teknologi, lahan-lahan produktif yang tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk menunjang produksi pangan masyarakat.

DKP Kota Tangerang berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada peningkatan kapasitas peserta. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan segera diterapkan di lingkungan KWT dan kelompok pertanian masing-masing sehingga terbentuk ekosistem urban farming yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Dengan bekal keilmuan yang diperoleh, kami berkomitmen untuk segera menerapkan teknologi penyiraman cerdas ini di lingkungan masing-masing agar pertanian perkotaan kita semakin modern,” kata Muhdorun.

Upaya tersebut sekaligus mempertegas arah kebijakan DKP Kota Tangerang dalam mendorong pertanian perkotaan yang tidak hanya produktif, tetapi juga hemat sumber daya, berbasis teknologi, dan mampu menjadi salah satu penopang ketahanan pangan daerah dalam jangka panjang. (Ratih)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *