SERANG RAYA

Pemkab Tangerang Luncurkan 250 Koperasi Merah Putih, Perkuat Ekonomi Desa

SERANG, karyanarasi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi meluncurkan operasional 250 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara serentak di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, pada Sabtu (16/5/2026).

Peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis desa.

Peresmian tersebut dilakukan bersamaan dengan peluncuran nasional oleh Presiden Prabowo Subianto yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan diikuti secara virtual oleh jajaran Pemkab Tangerang.

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa kekuatan utama koperasi ini terletak pada sinergi dengan sektor swasta. Melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR), Pemkab berhasil memperkuat struktur permodalan koperasi di tingkat desa.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kami menggandeng CSR dan pihak ketiga. Sebanyak 246 desa dan 28 kelurahan telah mendapatkan dukungan dengan total nilai mencapai Rp27,4 miliar,” ujar Maesyal.

Dari total 274 desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang, sebanyak 250 unit KDKMP telah aktif beroperasi dan melayani kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, 24 unit lainnya masih dalam tahap pembinaan intensif oleh dinas terkait agar dapat segera beroperasi secara optimal.

Meski mayoritas koperasi sudah berjalan, Pemkab Tangerang masih menghadapi kendala dalam kelancaran pasokan barang kebutuhan pokok (sembako) dari distributor.

Untuk mengatasi hal tersebut, Bupati Tangerang meminta dukungan dari instansi vertikal seperti Perum Bulog dan Pertamina.

“Kami meminta dukungan langsung dari Bulog dan Pertamina untuk mempercepat pemenuhan suplai komoditas. Kepastian pasokan sangat krusial agar operasional warung koperasi tidak terhambat,” tambahnya.

Gubernur Banten, Andra Soni, turut memberikan apresiasi atas capaian Kabupaten Tangerang dalam menyiapkan Koperasi Merah Putih. Ia menilai langkah ini sebagai terobosan nyata dalam memperkuat ekonomi akar rumput dan mendorong kemandirian desa.
Dengan beroperasinya KDKMP, masyarakat desa diharapkan dapat

lebih mudah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal secara mandiri. Keberadaan KDKMP bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diyakini mampu bersinergi dalam membangun kekuatan ekonomi dari lapisan terbawah.

Di tempat yang sama, Dra. Hj. Rd. Anna Ratna Maemunah, M.Si., berharap keberadaan KDKMP dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga desa.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan koperasi yang profesional, transparan, dan berkelanjutan agar dapat terus berkembang serta menjadi motor penggerak ekonomi lokal.(Ratih)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *