SERANG RAYA

Desa Pringwulung Gelar Ruwat Bumi, Warga Bersatu Lestarikan Tradisi Leluhur

Serang,karyanarasi.com– Pemerintah Desa Pringwulung, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten, menggelar kegiatan Ruwat Bumi bersama seluruh masyarakat Desa Pringwulung sebagai bentuk rasa syukur serta upaya melestarikan tradisi budaya warisan leluhur, bertempat di halaman Kantor Desa Pringwulung, Sabtu, (2/5/26)

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Pringwulung Sana, Sekretaris Desa Aminudin beserta jajaran staf desa, BPD, LPM, Karang Taruna, PKK, kader Posyandu, Babinkamtibmas Aipda Agung, Babinsa Sertu Saipul, tokoh masyarakat, tokoh agama, para Ketua RT dan RW, serta tamu undangan lainnya.

Acara dimulai sejak pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB dengan pembacaan doa dan dzikir bersama masyarakat yang dipimpin oleh Ustadz Wayud. Suasana khidmat tampak menyelimuti kegiatan tersebut sebagai bentuk doa bersama agar masyarakat Desa Pringwulung diberikan kesehatan, keselamatan, serta hasil pertanian yang melimpah.

Kepala Desa Pringwulung, Sana, mengatakan kegiatan Ruwat Bumi merupakan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun dan terus dijaga oleh masyarakat desa “Ruwat bumi atau tasyakuran bumi ini jangan sampai hilang. Ini adalah tradisi orang tua dulu yang harus terus dilestarikan. Alhamdulillah masyarakat masih kompak menjaga budaya ini,” ujarnya.

Menurut Sana, kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun dan selalu mendapat dukungan penuh dari masyarakat desa.

“Dari dulu memang sudah ada, dan selama saya menjabat kegiatan ini tidak pernah ketinggalan. Insya Allah setiap tahun terus dilaksanakan dan ke depan mudah-mudahan lebih meriah lagi,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan doa bersama tersebut masyarakat Desa Pringwulung diberikan keberkahan, kesehatan, serta hasil panen yang baik.

“Mudah-mudahan warga kami sehat semuanya, tanaman padi masyarakat bagus hasilnya, dan desa kami selalu diberikan keberkahan,” tambahnya.

Desa Pringwulung sendiri memiliki 17 RT dan 4 RW, yang seluruhnya turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan Ruwat Bumi tersebut.

Salah satu warga Kampung Sanggo,Kosim mengaku senang dan bangga kegiatan tradisi Ruwat Bumi masih terus dilaksanakan setiap tahunnya di Desa Pringwulung.

“Alhamdulillah masyarakat bisa kumpul bersama, silaturahmi tetap terjaga, dan tradisi seperti ini jangan sampai hilang. Semoga desa kami semakin maju dan masyarakat selalu sehat,” ucapnya.

Pada malam harinya, acara dilanjutkan dengan hiburan rakyat berupa pertunjukan wayang golek dari Ceplak, Tangerang, yang disambut antusias oleh masyarakat setempat. Tradisi budaya tersebut menjadi hiburan sekaligus ajang mempererat kebersamaan warga Desa Pringwulung.

(A,Oman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *