Wagub Dimyati: Guru Madrasah Pilar Penting Pembentukan Akhlak Generasi Muda Banten
LEBAK, Karyanarasi.com – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan peran strategis guru madrasah dalam pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Banten. Tidak sekadar mentransfer ilmu pengetahuan, guru madrasah dinilai memegang kunci utama dalam penanaman akhlak terpuji, sehingga generasi muda Banten tumbuh menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa.
Hal tersebut disampaikan Wagub Dimyati saat menghadiri Pelantikan dan Seminar Anggota Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kabupaten Lebak yang diselenggarakan di Universitas La Tansa Mashiro, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Minggu (11/1/2026).
”Peran guru madrasah ini sangat penting. Saya sendiri merupakan jebolan madrasah. Anak-anak kita di Banten harus dibekali pendidikan agama yang kuat,” ungkap Wagub Dimyati.
Wagub mengapresiasi pemilihan lokasi acara di lingkungan pendidikan berbasis pesantren. Menurutnya, hal ini selaras dengan visi untuk memperkuat penguasaan Al-Qur’an dan pendidikan agama. Bekal agama tersebut diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
Aspirasi Peningkatan Kesejahteraan dan Kompetensi
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PGMI, Yaya Robandi, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Wagub Dimyati yang dinilai konsisten membersamai kegiatan para guru madrasah. Yaya menginstruksikan PGMI Provinsi Banten untuk mengusulkan Wakil Gubernur Banten dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten sebagai penerima PGMI Award Tahun 2026.
Lebih lanjut, Yaya menyampaikan harapannya agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dapat mengalokasikan anggaran khusus guna peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru madrasah.
”Kami berharap Pemprov dapat membiayai program peningkatan kualitas, seperti seminar, bimbingan teknis, serta pengembangan kurikulum, khususnya di Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten pada umumnya,” ujar Yaya.
PGMI juga menyoroti pentingnya dukungan beasiswa pendidikan lanjutan bagi guru madrasah, mulai dari jenjang Diploma (D3) ke Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktoral (S3). Selain itu, aspek kesejahteraan melalui bantuan honorarium dari Pemprov Banten turut menjadi aspirasi utama yang disampaikan.
Sebagai bentuk dukungan konkret, pada akhir acara Wagub Dimyati menyerahkan bantuan secara simbolis dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebesar Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah). Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung program kesejahteraan dan pengembangan anggota PGMI di Kabupaten Lebak.
(Ratih)

