RSU Tangsel Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Ratusan Pegawai, Dorong Deteksi Dini dan Budaya Hidup Sehat
PAMULANG, Karyanarasi.com – Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi ratusan pegawainya, Kamis (26/2).
Program yang berlangsung sejak 17 hingga 27 Februari 2026 ini menjadi langkah deteksi dini sekaligus upaya menjaga kebugaran tenaga kesehatan dan staf penunjang agar tetap prima dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan internal rumah sakit tersebut merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan digelar serentak di berbagai rumah sakit di Indonesia.
Kasi Pelayanan Medis RSU Tangsel, Ronald A Sitindaon menjelaskan, CKG dilaksanakan khusus bagi pegawai sebagai bentuk perhatian manajemen terhadap kesehatan sumber daya manusia di rumah sakit.
“Kegiatan hari ini adalah CKG, yaitu Cek Kesehatan Gratis, yang dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini sudah mulai berlangsung dari tanggal 17 sampai dengan 27. Jadi keseluruhan rangkaiannya sekitar satu minggu, khusus untuk internal rumah sakit,” ujar Ronald.
Dalam pemeriksaan tersebut, para pegawai menjalani skrining kesehatan dasar seperti pengecekan tekanan darah (tensi) dan nadi. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan laboratorium berupa pengecekan kadar gula darah guna mendeteksi risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes sejak dini.
“Pemeriksaan meliputi pemeriksaan dasar seperti pengecekan tekanan darah (tensi) dan nadi. Selain itu, ada juga pemeriksaan laboratorium, yaitu pengecekan gula darah,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, manajemen menyiagakan tiga dokter dan sejumlah perawat. Jika dibutuhkan, jumlah tenaga medis siap ditambah. Petugas ditempatkan di masing-masing bagian agar proses pemeriksaan berjalan tertib tanpa mengganggu pelayanan terhadap pasien.
Ronald menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar menjalankan instruksi pemerintah pusat, tetapi juga sebagai upaya membangun budaya hidup sehat di lingkungan kerja rumah sakit. “Diharapkan melalui kegiatan ini kita bisa mengetahui kondisi kesehatan masing-masing. Intinya, kita harus selalu menjaga kesehatan dan rutin melakukan pemeriksaan agar tetap dalam kondisi sehat,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu pegawai yang mengikuti CKG, Fredy Atmaja menilai program tersebut sangat positif karena memberi ruang bagi pegawai untuk melakukan evaluasi kesehatan secara menyeluruh. Ia mengakui, di tengah rutinitas pekerjaan yang padat, pemeriksaan kesehatan kerap terabaikan.
“Kadang kita terlalu fokus bekerja sampai lupa memeriksa kondisi tubuh sendiri. Dengan adanya program ini, kami jadi lebih sadar pentingnya cek kesehatan secara rutin. Kalau ada potensi gangguan bisa diketahui lebih awal, sehingga bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala agar kesadaran hidup sehat semakin tertanam dan seluruh pegawai dapat terus memberikan pelayanan terbaik dalam kondisi fisik yang prima. (ADV)

