Kolaborasi Bupati dan DPRD Bantu Korban Banjir di Serang
SERANG, Karyanarasi.com – Pemkab Serang di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Rachmatuzakiyah berkolaborasi dengan DPRD Kabuapaten Serang dalam memberikan bantuan kepada warga yang terkena dampak banjir. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen yabg sama untuk meringankan beban warga di tengah bencana banjir.
“Hari ini kami membagikan bantuan beras sebanyak 14.000 kg kepada 1.400 KK di Desa Ranjeng Kec. Ciruas. Bantuan itu berasal dari Pemkab Serang dan DPRD,” kata Ahmadi, anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi NasDem, Minggu 1 Februari 2026.
Ia menyebut bantuan sebanyak 10.000 kg dari Pemkab Serang dan 4.000 kg dari donasi anggota DPRD, Camat Ciruas Yuli Saputra, Ketua Kopdes Ranjeng H.Cahyadi, Kades Ranjeng Sapta Maulana beserta jajaran dan para pendonasi lain.
Sebelumnya pemerintah daerah sudah melakukan pembagian beras di desa-desa di Kecamatan Pontang, Carenang, Binuang, Lebakwangi, Kragilan, Kibin, Cikande, Kopo, dan lain lain yang terkena dampak musibah banjir.
“Dan hari ini giliran untuk Desa Ranjeng Kec. Ciruas. Saya selaku anggota DPRD dan Wakil ketua Komisi II selalu berkomunikasi, bersinergi dengan eksekutif yang dalam hal ini Bupati dan OPD terkait seperti Dinas Sosial dan Dinas Pertanian untuk konsen membantu warga masyarakat yang terdampak banjir,” katanya.
Kata Ahmadi, meski dengan keterbatasan anggaran terbatas namun kerja-kerja kemanusiaan tidak perlu pupus.
“Semoga musibah ini tidak terjadi lagi, sehingga kita sebagai pemerintah daerah konsen kepada pembangunan Kabupaten Serang yang lebih baik lagi,” katanya.
Kata Ahmadi, waktu periode lalu saat duduk di Komis 4 sudah sering mengingatkan PUPR dan Balai besar (BBWS) supaya membantu Kabupaten Serang dalam normalisasi sungai karena ada ratusan sungai yang ada di Kabupaten Serang.
“Itu kewenangannya ada di Balai Besar dan Sungai tersebut mayoritas sudah terjadi pendangkalan yang sangat parah tapi mereka lebih konsen kepada pembangunan drainase dan TPT,” katanya.
Ahmadi berharap semoga ini musibah ini menjadi pelajaran. “Ya pelajaran bagi kita semua supaya lebih peka dan sigap dalam penanganan masalah di Kabupaten Serang,” pungkasnya.(Ratih)

