Pemkot Tangerang tanggung premi 979 pekerja sosial masyarakat
Kota Tangerang, karyanarasi.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Provinsi Banten mulai 2026 menanggung premi BPJS Ketenagakerjaan 979 pekerja sosial masyarakat (PSM) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam bersinergi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Sejak PSM dibentuk pada 2010, Pemkot Tangerang terus meningkatkan kesejahteraan para PSM. Insentif yang semula Rp100 ribu per bulan terus meningkat hingga mencapai Rp500 ribu per bulan sejak 2022 dan kini juga menanggung premi BPJS Ketenagakerjaan,” kata Wali Kota Tangerang Sachrudin setelah acara Pengukuhan Pengurus IPSM Kota Tangerang Periode 2026-2031 dan Peningkatan Kapasitas PSM Tahun 2026 di Tangerang, Kamis.
Dia menjelaskan PSM bagian penting dari potensi dan sumber kesejahteraan sosial (PSKS) yang memiliki peran strategis mengidentifikasi, mendampingi, serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat. Keberadaan mereka menjadi jembatan antara pemerintah dengan warga yang membutuhkan penanganan maupun pendampingan sosial.
“Kesejahteraan sosial tidak hanya diukur dari terpenuhinya kebutuhan material, tetapi juga kebutuhan sosial dan spiritual, sehingga setiap warga memiliki kesempatan untuk hidup layak, mandiri, dan mampu menjalankan fungsi sosialnya. Di sinilah peran PSM menjadi sangat penting sebagai mitra pemerintah yang hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh PSM meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta memperkuat semangat pengabdian agar pelayanan sosial semakin profesional, responsif, cepat, dan tepat sasaran.
“Saya berharap amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan menjunjung tinggi kebersamaan. Bangun organisasi yang solid, perkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, sehingga pelayanan sosial benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Sachrudin juga mengapresiasi dedikasi para PSM di Kota Tangerang yang sekitar 80 persen di antaranya kaum perempuan.
Ia menyebut keterlibatan perempuan semakin memperkaya kekuatan pelayanan sosial karena didukung peran aktif yang dijalankan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
“Kehadiran kaum perempuan menjadi kekuatan yang semakin melengkapi pelayanan sosial di Kota Tangerang. Bersama seluruh unsur PSM, peran aktif yang dijalankan di lingkungan keluarga maupun masyarakat diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh warga,” kata dia.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Acep Wahyudi menjelaskan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) wadah strategis yang memperkuat koordinasi, komunikasi, dan sinergi antar-PSM dalam mendukung penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kota Tangerang.
Saat ini, Kota Tangerang memiliki 979 PSM tersebar di seluruh wilayah dan aktif mendampingi masyarakat dalam berbagai program kesejahteraan sosial maupun penanganan bencana.
“PSM memiliki peran yang sangat penting karena mereka menjadi garda terdepan dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan pelayanan sosial. Mereka juga aktif membantu saat terjadi bencana maupun kegiatan sosial lainnya,” katanya.
Seluruh PSM direkrut melalui mekanisme berjenjang mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemerintah juga akan terus melakukan evaluasi dan pembinaan agar kualitas pelayanan sosial kepada masyarakat semakin optimal.
Melalui pengukuhan kepengurusan IPSM periode 2026-2031, Pemkot Tangerang berharap kolaborasi antara pemerintah dan para pekerja sosial semakin kuat sehingga pelayanan sosial dapat menjangkau masyarakat secara lebih cepat, tepat dan berkelanjutan.
”Dengan semangat gotong royong, IPSM diharapkan mampu menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Kota Tangerang yang semakin sejahtera dan berdaya,” kata dia. (Ratih)

