Bappeda Kota Tangerang Perkuat Implementasi SAKIP melalui Asistensi dan Pembinaan Tahun 2026
TANGERANG, Karyanarasi.com – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel melalui penyelenggaraan Asistensi dan Pembinaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dan tim pendamping dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas implementasi SAKIP sekaligus mendorong peningkatan nilai evaluasi akuntabilitas kinerja Pemerintah Kota Tangerang.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Kota Tangerang ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang, H. Herman Suwarman, didampingi Kepala Bappeda Kota Tangerang, Hj. Yeti Rohaeti. Turut hadir pejabat administrator, pejabat pengawas, serta delapan perangkat daerah yang menjadi sampel resmi dalam Evaluasi SAKIP Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Tangerang, H. Herman Suwarman, menegaskan bahwa hasil evaluasi SAKIP merupakan cerminan kualitas tata kelola seluruh perangkat daerah. Oleh karena itu, peningkatan implementasi SAKIP harus menjadi komitmen bersama, bukan hanya menjadi tanggung jawab Bappeda maupun Inspektorat.
“Hasil evaluasi SAKIP bukan hanya menjadi tanggung jawab Bappeda ataupun Inspektorat. Nilai tersebut merupakan cerminan kualitas tata kelola dan akuntabilitas kinerja seluruh perangkat daerah. Karena itu, peningkatan kualitas implementasi SAKIP harus menjadi komitmen bersama,” tegas Herman, saat membuka acara di Ruang Rapat Bappeda Kota Tangerang, Kamis (16/07/2026).
Kepala Bappeda Kota Tangerang, Hj. Yeti Rohaeti, mengatakan bahwa kegiatan asistensi ini menjadi momentum strategis untuk menyamakan pemahaman seluruh perangkat daerah mengenai pentingnya implementasi SAKIP sebagai instrumen utama dalam mewujudkan pemerintahan yang berorientasi pada hasil.

“Asistensi dan Pembinaan SAKIP ini merupakan momentum yang sangat penting untuk memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil. Melalui pendampingan dari Kementerian PANRB, kami berharap setiap perangkat daerah dapat semakin memahami implementasi SAKIP secara menyeluruh, mulai dari kualitas perencanaan, penjenjangan kinerja, penyusunan indikator, hingga monitoring dan evaluasi. Bappeda bersama Inspektorat akan terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan agar hasil pembinaan ini benar-benar ditindaklanjuti dan mampu meningkatkan kualitas akuntabilitas kinerja Pemerintah Kota Tangerang serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Yeti, sejalan dengan arahan agar pembinaan dan pendampingan dilakukan secara berkelanjutan kepada seluruh perangkat daerah. Kegiatan ini di mulai dari tanggal 16 juli 2026 sampai tanggal 17 juli 2026.
Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB RI, Dra. Nurhasni, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam memperkuat implementasi SAKIP. Menurutnya, Kota Tangerang telah memiliki fondasi tata kelola pemerintahan yang baik dan memiliki potensi besar untuk terus meningkatkan kualitas akuntabilitas kinerja melalui sinergi seluruh perangkat daerah.
Sebagai tindak lanjut kegiatan, dilaksanakan sesi desk asistensi dan pendampingan secara intensif kepada delapan perangkat daerah yang menjadi sampel Evaluasi SAKIP Tahun 2026, yakni Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, serta Dinas Ketenagakerjaan. Pendampingan tersebut difokuskan pada penyempurnaan implementasi SAKIP, penguatan dokumen perencanaan dan kinerja, serta penyelarasan indikator kinerja agar semakin terukur, efektif, dan selaras dengan sasaran pembangunan daerah.
Melalui kegiatan ini, Bappeda Kota Tangerang berharap implementasi SAKIP di seluruh perangkat daerah semakin berkualitas sehingga mampu memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada kinerja, meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Tangerang.(Advetorial)

