SERANG RAYA

Dapur Umum Didirikan, Warga Terdampak Banjir Desa Cijeruk Terbantu

SERANG, Karyanarasi.com – Pemerintah Desa Cijeruk, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, mendirikan dapur umum sebagai bentuk penanggulangan bencana banjir yang melanda wilayah tersebut pada awal tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi warga yang terdampak banjir. Jumat, (16/1/26).

Banjir merendam sedikitnya tiga titik pemukiman, yakni Kampung Ciajeng, Kampung Dadap, dan kawasan perumahan di Desa Cijeruk. Berdasarkan data pemerintah desa, jumlah warga terdampak mencapai sekitar 261 kepala keluarga (KK) yang tersebar di beberapa RT dan RW.

Dapur umum tersebut merupakan inisiatif para ibu-ibu PKK Desa Cijeruk yang secara swadaya bergotong royong menyiapkan makanan bagi warga terdampak. Setiap harinya, dapur umum memproduksi nasi bungkus yang dibagikan kepada masyarakat dua kali sehari.

Sekretaris Desa Cijeruk, Darfi, mengatakan bahwa wilayah terdampak terparah berada di Kampung Ciajeng dan Kampung Dadap Sipon. “Total warga terdampak sekitar 261 kepala keluarga. Desa sudah mendirikan posko sekaligus dapur umum untuk membantu warga,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Darfi menjelaskan, banjir sempat mencapai ketinggian sekitar 70 sentimeter, terutama di Kampung Ciajeng RT 09 RW 03 dan Kampung Sipon RT 10 RW 03. Meski saat ini kondisi air mulai berangsur surut, warga tetap diminta waspada mengingat intensitas hujan yang masih tinggi.

Ia berharap ke depan pemerintah daerah dapat melakukan normalisasi Sungai Cikambo yang kerap meluap dan berdampak langsung pada pemukiman warga di bantaran sungai. “Normalisasi sungai sangat dibutuhkan agar kejadian banjir tidak terus berulang,” katanya.

Sementara itu, salah satu anggota PKK Desa Cijeruk IBu nasiah,menyampaikan bahwa pendirian dapur umum merupakan wujud kepedulian sosial terhadap sesama warga. Ia berharap bantuan dan perhatian dari berbagai pihak terus mengalir agar proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan dengan baik dan masyarakat bisa kembali beraktivitas normal.

 

(A,Oman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *