PANDEGLANG

Bupati Dewi Bersama Forkopimda Monitoring Perayaan Malam Tahun Baru di Sejumlah Wisata Pantai

PANDEGLANG, Karyanarasi.com – Perayaan malam pergantian tahun menjadi tradisi yang selalu dinantikan masyarakat. Namun demikian, aspek keselamatan, keamanan, dan ketertiban tetap menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Untuk memastikan perayaan malam Tahun Baru 2026 berjalan aman, tertib, dan terkendali, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan monitoring ke objek wisata pantai pandan dan mutiara carita di Kecamatan Carita, Rabu malam (31/12).

Monitoring tersebut dilakukan sebagai bentuk sinergi dan kesiapsiagaan pemerintah daerah bersama unsur TNI-Polri dalam mengantisipasi potensi kerawanan, kepadatan pengunjung, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan berjalan optimal.

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengatakan bahwa kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan malam tahun baru berlangsung dengan aman dan nyaman, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan.

“Kami ingin memastikan perayaan malam tahun baru berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Keselamatan masyarakat dan wisatawan menjadi prioritas utama,” ujar Bupati Dewi.

Ia juga mengimbau masyarakat serta pengelola wisata agar tetap mematuhi aturan keselamatan, menjaga ketertiban, dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya di kawasan pantai yang memiliki potensi risiko.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Dewi didampingi Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang TB Agus Khotibul Umam, Kapolres Pandeglang AKBP Dhino Indra Setyadi, Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, para Asisten Daerah, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sementara itu, Kapolres Pandeglang AKBP Dhino Indra Setyadi menyampaikan bahwa pengamanan malam pergantian tahun dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel TNI, Polri, dan instansi terkait di sejumlah titik strategis, terutama kawasan wisata yang dipadati pengunjung.

“Pengamanan dilakukan secara terpadu untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta wisatawan yang merayakan malam tahun baru di Kabupaten Pandeglang,” katanya.

Untuk mengantisipasi terjadinya kegawatdaruratan selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Eniyati, menjelaskan bahwa tenaga medis juga dilibatkan dalam tim pengamanan.

Menurut Eniyati, pada perayaan Nataru 2026 telah disiapkan lima posko pelayanan terpadu, 15 posko siaga, serta 21 posko jaga 24 jam yang tersebar di masing-masing Puskesmas.

“Personel yang terlibat sebanyak 45 dokter, 288 perawat, 288 bidan, serta didukung 38 unit ambulans. Total personel sebanyak 659 orang dan pengamanan kesehatan ini diberlakukan mulai 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026,” ungkapnya.

(Ratih)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *